Menteri Kesehatan Terawan Agus (Foto: Kompas.com)
Menteri Kesehatan Terawan Agus (Foto: Kompas.com)

Menteri Kesehatan (Menkes)  Terawan Agus diketahui telah menyurati Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta. Surat tersebut dikirim bertujuan untuk menarik dr Prijo Sidipratomo dari jabatannya sebagai dekan Fakultas Kedokteran UPN Veteran.  

Ditariknya dr Prijo sebagai dekan mengacu kepada kebutuhan organisasi UPT (unit pelaksana teknis) di Kementerian Kesehatan. Diketahui, Kemenkes membutuhkan dokter pendidik klinis, khususnya di bagian dokter sub-spesialis konsulen radiologi. Dokter Prijo sendiri merupakan dokter spesialis radiologi.  

Surat tersebut lantas dibenarkan oleh Rektor UPN Veteran Jakarta Erna Hernawati.  "Surat yang saya terima, ada cap kementerian. Tapi isinya sama," kata Erna . "Saat ini masih dr Prijo masih efektif sebagai dekan FK UPNVJ. UPN baru menerima surat penarikan," sambung dia.  

 

Dr. Prijo Sidipratomo Sp.Rad(K) - Jangan Main-Main dengan Rokok ...
Foto: Perspektif Baru



Lantas bagaimana rekam jejak dr Paijo hingga Terawan ingin menariknya menjadi bagian di Kemenkes?  

Dokter Prijo Sidipratomo Sp Rad lahir pada 11 Maret 1958.  Tahun 2009-2012 ia menjabat ketua umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI).  Prijo adalah lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.  

Dokter 62 tahun ini tercatat menjadi pengajar di FKUI/RSUPN-CM sejak tahun 1992. Lalu tahun 2015-2018 Prijo  menjabat sebagai ketua Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) PB IDI. 

Saat  Prijo menjabat ketua MKEK PB IDI, lembaga itu  menjatuhkan rekomendasi sanksi pemecatan kepada Terawan yang saat itu masih menjabat sebagai dokter di RSPAD. Pemecatan ini berkaitan metode penyembuhan stroke, yaitu cuci otak.