Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati menangis saat menyaksikan pertunjukkan anak difabel di Bring Rahardjo, Desa Junrejo, Kecamatan Bumiaji, Kamis (27/2/2020). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati menangis saat menyaksikan pertunjukkan anak difabel di Bring Rahardjo, Desa Junrejo, Kecamatan Bumiaji, Kamis (27/2/2020). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Jika Desa Punten Kecamatan Junrejo punya Kampung Ramah Anak, di Desa Junrejo Kecamatan Junrejo punya Ramah Anak Difabel yang ditunjukkan kepada Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Kamis (27/2/2020) di Bring Rahardjo, Desa Junrejo, Kecamatan Bumiaji.

Para anak difabel menyatu bersama masyarakat tanpa memandang adanya perbedaan. Bahkan mereka terlihat menonjol saat mereka unjuk kemampuan dengan menampilkan membaca puisi.

Kepiawaian mereka pun mampu membuat Gusti Ayu tak mampu membendung air mata hingga meneteskan, dan mengusapkan air matanya dengan tisu. Hingga membuat wajahnya menjadi merah. 

Usai menunjukkan kemampuan satu per satu, semuanya terasa semakin hangat dengan melakukan flash mob, lagu yang mengiringi itu adalah Laskar Pelangi. Gusti Ayu pun dengan wajah sumringah mengikuti gerakan tarian tersebut.

“Terima kasih sudah menghadirkan anak-anak hebat ini, tanpa memandang berbeda. Saya juga bersyukur sudah hadir di sini,” ucapnya.

Ya Desa Junrejo memiliki Ramah Anak Difabel, di sana masyarakatnya tanpa memandang perbeda. Di sana mereka memberikan ruang untuk para anak difabel.

“Semoga ke depan daerah-daerah lainnya mampu membuat hal seperti yang ada di Desa Junrejo, Kecamatan Batu ini. 

Usai bersama-sama masyarakat, Gusti Ayu berkeliling mencicipi makanan tradisional di tengah rintik hujan. Seperti gatot, cenil, bledus, yang dirasa asing baginya.