Jalur jalan Pakisaji kembali diperlebar dibeberapa titik dan diapresiasi oleh Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang (Nana)
Jalur jalan Pakisaji kembali diperlebar dibeberapa titik dan diapresiasi oleh Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang (Nana)

Jalan raya Pakisaji sebagai pintu masuk dan keluar Kabupaten Malang ke Kota Malang, kembali dilakukan pelebaran di beberapa titik.

Misalnya, di sepanjang jalan sekitar pasar Pakisaji yang kerap menimbulkan kemacetan.

Pelebaran jalan itu mendapat apresiasi dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang yang sejak awal pembangunan sekitar Februari 2019 lalu juga merasa memiliki kepentingan di sepanjang jalan poros nasional-provinsi tersebut.

"Kita tentu mendukung adanya pelebaran jalan di lokasi itu. Terutama di titik-titik yang memang secara teknis jalannya terbilang sempit untuk kelas nasional-provinsi. Seperti di sekitar pasar Pakisaji," ucap Romdhoni Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang, Selasa (12/11/2019).

Apresiasi itu tak lepas juga dengan adanya kepentingan konektivitas jalan sepanjang Pakisaji dengan jalan Kabupaten. 

Dimana, dengan jalan yang telah dibangun dan sesuai dengan teknis peruntukannya, akan membuat nyaman dan aman pengendara. 

"Kepentingan kita pada konektivitasnya sehingga masyarakat akan lebih aman dan nyaman saat melintasi jalan poros itu. Walau kita tak punya kewenangan di sana, tapi persoalan jalan tetap nantinya ke kita bila ada keluhan masyarakat," ujar mantan Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Malang ini.

Hal ini juga sempat dilontarkan saat pembangunan jalan raya Pakisaji mulai dibangun. Dimana, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga, juga mengamati progres pembangunan dan sempat meminta pada pihak pelaksana untuk penyelesaiannya.

"Kita pernah meminta target penyelesaiannya waktu itu (Maret, 2019, red). Karena apa? Karena kita punya kepentingan dengan pembangunan itu. Dimana dengan pembangunan itu secara langsung mengubah pola dan fungsi jalan. Karena itu kita juga dorong agar fungsi jalan optimal," ucap Romdhoni.

Terpisah, DPRD Kabupaten Malang melalui Komisi III menyampaikan beberapa catatan terkait pembangunan jalan raya Pakisaji saat ini.

Dimana, DPRD meminta agar proses pelebaran jalan untuk segera dituntaskan.

"Kita minta untuk segera dituntaskan yang pelebaran jalan di Pakiasji. Kita berharap jangan sampai masuk tahun depan. Dikarenakan di lokasi itu memang terbilang padat kendaraan," ucap Darmadi Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malang.

Posisi jalan raya Pakisaji memang vital. Selain jalur utama atau pintu masuk Kabupaten-Kota Malang, beberapa lokasi memang menjadi spot kemacetan dikarenakan lebar jalan yang tak representatif.

Dengan adanya penambahan lebar jalan di selatan pasar Pakisaji yang belum terselesaikan sampai saat ini, membuat kendaraan keluar-masuk Kabupaten-Kota Malang pun terpaksa merangkak pelan.

“Ya harapan kami jalannya selesai secepat mungkin. Karena masyarakat berkepentingan untuk itu. Di lokasi itu juga memang membutuhkan jalur yang lebih besar untuk mengakomodasi arus lalu lintas dan ekonomi di sini,” ujar Ketua Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Catatan DPRD Kabupaten Malang ini juga didasarkan pada mulai datangnya musim hujan.

Bila pengerjaan pelebaran jalan tak segera diselesaikan maka kepadatan sekaligus genangan air akan meluber ke jalanan yang sudah terbangun. 

"Jadi kita minta sebelum akhir tahun bisa terselesaikan. Tentunya, pembangunan tetap wajib memperhitungkan kualitas dan daya tahan jalan," pungkas Darmadi.