Pemain Perseta berebut bola dengan pemain dari Persikoba (foto : Joko Pramono/Jatim Times)
Pemain Perseta berebut bola dengan pemain dari Persikoba (foto : Joko Pramono/Jatim Times)

Perseta Tulungagung berhasil menekuk Persikoba kota Batu, 2-1 dalam laga perdana putaran 16 besar Liga 3 Kapal Api PSSI Jawa Timur, Selasa (5/11/19).

Gol pertama Perseta tercipta dari titik putih pada menit ke 24, oleh pemain depan Perseta bernomor punggung 11, Bernike Widhyawardhana Putera.

Hadiah penalti diberikan oleh wasit Nyoto Nurhadi setelah pemain belakang Persikoba Muhammad Noor Rizal Pratama melakukan pelanggaran di kotak penalti. Skor 1 - 0 untuk keunggulan Perseta.

Ketinggalan 1 gol membuat Persikoba Kota Batu tersengat, anak asuh Edy Sutrisno mulai berani bermain lebih terbuka untuk mendekati garis gawang Perseta.

Sementara disisi lain koordinasi lini tengah Perseta acap kali kehilangan fokus, kondisi ini dimanfaatkan pemain lawan untuk terus menekan jantung pertahanan Perseta.

Hasilnya pada menit ke 34, pemain depan Persikoba Jones Einsgerika Sado berhasil menyamakan kedudukan 1-1 melalui tendangan bebas ke gawang Perseta yang dikawal oleh Resza Dwi Saputro.

Kedudukan 1-1 bertahan hingga istirahat turun minum.

Memasuki babak kedua, Pelatih Perseta mengubah strategi dengan menarik sang kapten lapangan, Ansori kebelakang. Hasilnya permainan Perseta terlihat lebih tenang dan tidak terburu-buru.

Hasilnya pada menit ke-65, gawang yang dijaga oleh Tino Ari Utama berhasil di jebol oleh Azis Wahidi Zakiyyulabiba dengan mengkonversikan tendangan pojok melalui tandukan kepala.

Gol kedua ini menuai protes dari kubu Persikoba, lantaran bola dianggap tidak sepenuhnya masuk ke gawang, namun membentur badan pemain Persikoba.

Namun pengadil lapangan, Nyoto Nurhadi menganggap bola sudah masuk ke dalam gawang. Hasilnya kedudukan 2-1 untuk keunggulan perseta.

Kedudukan ini bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Sementara itu pelatih Perseta, Ungki Prasetyo menganggap penampilan anak didiknya kali ini tidak begitu prima.

Tampil sebagai tuan rumah, membuat pemain Peserta bermain terburu-buru, sehingga banyak peluang yang gagal diwujudkan jadi gol.

"Anak-anak jadi terburu-buru karena bermain di kandang mereka ingin menang jadi kurang kontrol," ujar Ungki.

Disinggung terkait persiapan melawan PS Kota Pahlawan besok (Rabu, 6/11/19), Ungki pastikan akan melakukan rotasi pada anak didiknya.

Namun dirinya belum bisa memastikan siapa saja akan diturunkan menghadapi PS pahlawan besok.

"Besok ada perbedaan squad, namun saya belum bisa membicarakannya sekarang," pungkasnya.