Ilustrasi
Ilustrasi

Teriakan korban Eka Safitri Wulan Sari (22), warga RT 01 RW 002 Desa Kromasan, Kecamatan Ngunut, tak membuat aksi penjambret merasa iba. Justru, penjambret yang melakukan aksi di jalan raya Desa Sambijajar, Sumbergempol, Tulungagung, itu menarik tas korban dan membawanya kabur. 
"Benar, ada aksi tindak pencurian dengan cara dirampas," kata Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasubag Humas Iptu Sumaji. 

Kasubag humas menjelaskan saat itu, korban baru pulang belanja dari Pasar Bendilwungu dan hendak pulang ke rumahnya di Kromasan dengan mengendarai selera motor Honda Vario warna hitam. "Tiba-tiba ada orang tidak dikenal merampas tas yang dikalungkan di lengan kiri," tambah Sumaji 

Saat dipepet dan dirampas pelaku, korban sempat berteriak dan mempertahankan tas yang dimiliki. "Korban sudah berteriak, tapi kondisi jalan sedang sepi dan akhirnya pelaku berhasil merampas tas milik korban," ungkapnya 

Shock dan merasa dirugikan, korban melaporkan kejadian itu ke polisi. Dari pengakuannya, korban mengalami kerugian berupa tas berisi uang Rp 100 ribu, KTP, SIM C, STNK dan HP merek Samsung warna putih. (*)