Banyak Yang Mencari, Benarkah Ini Letak Surga Sesungguhnya?

Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

NGAWITIMES, MALANG – Surga menjadi salah satu tempat yang diyakini oleh umat beragama. Lantas di manakah sebenarnya letak surga yang sebenarnya itu? Berikut penjelasannya jika mengacu pada ajaran Islam.

Dilansir dari channel youtube YtCrash Islam, keberadaan surga selama ini sudah dijelaskan dalam beberapa hadis Rasulullah yang diriwayatkan oleh para sahabat. Selain itu, masalah surga sudah dengan gamblang disebutkan dalam Alquran.

Imam Albaghawi dalam tafsirnya menyampaikan "Anas Bin Malik pernah ditanya tentang keberadaan surga, apakah di langit atau bumi. Maka Anas menjawab: Bumi dan Langit mana yang ada surga seluas itu (tentu bukan di situ letaknya). Lalu beliau ditanya lag: Lalu di mana surga itu? Beliau menjawab:  (tepatnya) di atas langit yang ketujuh dan di bawah arasy,".

Dalil itu juga diperkuat dengan firman Allah SWT yang tertuang di dalam Alquran. Dalam QS An-Njm ayat 13-15 dijelaskan: "Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli)  pada waktu yang lain) (yaitu) di Sidratil Muntaha. Di dekatnya ada surga tempat tinggal (Surga Alma'wa),".

Selanjutnya Ibnu Rajab Ra berkata, "Sedangkan telah diketahui bahwa Sidratil Muntaha terletak di atas langit ketujuh."

Kemudian dari HR Bukhori dan Muslim dijelaskan, tatkala Nabi Muhammqd SAW melanjutkan perjalanan bersama Jibril menuju Sidratil Muntaha malam saat Isra' Mikraj, Rasulullah diselimuti berbagai warna yang tidak diketahui. Beliau bersabda (di hadapan para sahabat): 'Kemudian saya masuk ke surga, tiba-tiba di dalamnya terdapat atap-atap (rumah) yang terbuat dari mutiara, tanahnya juga terbuat dari minyak misik yang harum,".

Rasulullah pun pernah bersabda: "Apabila kalian memohon kepada Allah, maka mohonlah surga firdaus. Karena ia adalah surga yang terletak paling tengah dan tempatnya paling tinggi, dan di atasnya Arsyyur-Rohman. Dari firdaus memancar sungai-sungai surga," HR. AlBukhori:  2790.

Sementara pada HR Muslim disebutkan: "Arwah para syuhada berada dalam tembolok burung hijau. Mereka beristirahat menuju lentera-lentera yang digantungkan di bawah Arsy. Mereka dapat keluar masuk dari kediamannya di surga sesuka hati. Kemudian mereka kembali lagi menuju lentera-lentera yang digantungkan di bawah arasy."

 

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]ngawitimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]ngawitimes.com | marketing[at]ngawitimes.com
Top